Narsisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan.
Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud
dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk
sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia
menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang
sampai sekarang disebut bunga narsis.
Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat
Sifat narsisisme ada dalam setiap manusia sejak lahir bahkan Andrew Morrison berpendapat bahwa dimilikinya sifat narsisisme dalam jumlah yang cukup akan membuat seseorang memiliki persepsi yang seimbang antara kebutuhannya dalam hubungannya dengan orang lain. Namun apabila jumlahnya berlebihan, dapat menjadi suatu kelainan kepribadian yang bersifat
